Tanah Bumbu – PT Air Minum Bersujud (Perseroda) Kabupaten Tanah Bumbu mengimbau seluruh pelanggan untuk menggunakan air secara bijak serta menyiapkan cadangan air bersih di rumah menyusul adanya gangguan pasokan listrik dari PLN yang berdampak pada operasional produksi dan distribusi air.
Gangguan pasokan listrik yang terjadi di sejumlah wilayah berpotensi memengaruhi kinerja instalasi pengolahan air dan sistem distribusi, sehingga suplai air kepada pelanggan dapat mengalami penurunan tekanan maupun keterlambatan selama proses pemulihan berlangsung.
Sebagai langkah antisipasi, PT Air Minum Bersujud mengajak masyarakat untuk menggunakan air sesuai kebutuhan utama sehari-hari serta menghindari penggunaan secara berlebihan. Pelanggan juga disarankan menampung air secukupnya sebagai cadangan guna memenuhi kebutuhan rumah tangga apabila terjadi pemadaman listrik yang berdampak pada distribusi air.
Manajemen PT Air Minum Bersujud menjelaskan bahwa keberlangsungan operasional sistem penyediaan air minum sangat bergantung pada pasokan energi listrik. Ketika terjadi pemadaman, proses produksi, pemompaan, hingga pendistribusian air kepada pelanggan dapat mengalami kendala sehingga memerlukan waktu untuk kembali normal setelah aliran listrik pulih.
Selain menghemat penggunaan air, pelanggan diimbau memastikan ketersediaan tempat penampungan air seperti tandon atau wadah penyimpanan lainnya agar kebutuhan air tetap terpenuhi selama masa gangguan berlangsung.
PT Air Minum Bersujud terus berkoordinasi dengan pihak PLN serta melakukan berbagai upaya teknis untuk meminimalkan dampak gangguan terhadap pelayanan. Perusahaan juga akan memberikan informasi perkembangan kondisi distribusi kepada pelanggan melalui kanal komunikasi resmi.
Manajemen menyampaikan apresiasi atas pengertian dan kerja sama seluruh pelanggan selama kondisi tersebut berlangsung. Dengan dukungan masyarakat dalam menggunakan air secara bijak dan menyiapkan cadangan air, diharapkan dampak gangguan pelayanan dapat diminimalkan hingga operasional kembali berjalan normal.